Pekerjaan Jalur Perbatasan Kabupaten Buton Utara Dan Kabupaten Muna Di Duga Tidak Sesuai RAB, Lepidak-Sultra Minta Gubernur Sultra Turun Lapangan

Pekerjaan Jalur Perbatasan Kabupaten Buton Utara Dan Kabupaten Muna Di Duga Tidak Sesuai RAB, Lepidak-Sultra Minta Gubernur Sultra Turun Lapangan

Buton Utara, SULTRA // kilatnusantara.com

Masih menindaklanjuti terkait kasus pekerjaan peningkatan jalan jalur antara Kabupaten Buton Utara/Ronta dan Kabupaten Muna ( Maligano ), sejak Kabupaten Buton Utara Mekar atau pisah dari Kabupaten Muna ( Induk ) jalan Maligano – Ronta tidak pernah ada bagusnya jalan tersebut.

La Ode Hermawan.SH, menegaskan tidak segan segan untuk melaporkan ke pihak APH dari tingkat Pusat Hingga Provinsi. Sabtu 19/11/2022

” Kami juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia ( KPK – RI ) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia ( Kejagung RI ), untuk memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum ( PU ) Bina Marga dan Sumber Daya Air ( SDA ) Provinsi Sulawesi Tenggara Ir. Haji Burhanuddin yang di mana beliau saat ini menjadi PJ Bupati Bombana “. Ungkap Mawan Panggilan akrab nya, 19/11/2022

Terkait pekerjaan peningkatan jalan jalur perbatasan antara Kabupaten Buton Utara/Ronta dan Kabupaten Muna yang dimana pekerjaan peningkatan jalan tersebut kami duga kuat telah terjadi dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ).

Mawan selaku ketua umum Lepidak-Sultra Mengatakan bahwa mereka telah melakukan nonitor secara intens terkait penyedia/kontraktor pekerjaan jalan tersebut, ternyata banyak kegiatan yang mereka tangani Tahun Anggaran 2022 ini di Kabupaten Buton Utara yakni, Pekerjaan Jalan Ereke – Lemo Rp. 3, 8 M ( DAK ) Pekerjaan Jalan Ereke – Eelahaji Rp. 3,6 M ( DAK ), Pekerjaan Jalan Dalam Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara Rp. 36 M ( Dana PEN ), Pekerjaan Jalan Desa Waode Angkalo Rp. 18 M ( Dana PEN ), Jalan lingkar dalam Kota Bau – Bau Rp. 39 M. Ungkapnya Sabtu 19/11/2022

Lanjut Mawan, Saya juga menghimbau kepada bapak Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara untuk nengecek langsung pekerjaan jalan jalur perbatasan antara Kabupaten Buton Utara Dan Kabupaten Muna yang tidak sesuai RAB yang ada.

” Sebagai contoh kasus pekerjaan jalan yang tidak sesuai RAB dan Spek adalah jalur jalan Desa Rantegola dan Pekerjaan Jalan SP 3 Reo sumber Dana Anggaran Khusus ( DAK Reguler ) Tahun Anggaran 2021 belum cukup sebulan sudah rusak parah, saya kira ini menjadi bahan evaluasi pihak Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Dan Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara, jangan memilih Penyedia/Kontraktor yang hanya mementingkan kepentingan pribadi atau mementingkan keuntungan besar dalam pekerjaan jalan sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat Kabupaten Buton Utara secara umum “. Ungkapnya

Lanjut, Saya sebagai Penggiat Anti Korupsi Sulawesi Tenggara dan sementara melanjutkan pendidikan Magister Hukum S2 Konsentrasi Ilmu Hukum Pidana di Universitas Sulawesi Tenggara ( UNSULTRA ) sangat menyayangkan kondisi pekerjaan jalan jalur perbatasan antara Kabupaten Buton Utara setelah saya Konfrensi Pers Di Media baru di kerjakan ulang oleh pihak Penyedia/Kontraktor dalam hal ini CV. Bintang Tombika Konstruksi. Ungkap mawan , Sabtu 19/11/2022

Mustafa

Tinggalkan Balasan

Keluarga Syahrul said = selamat hari jadi lampung ke 59 th= selamat hari jadi lampung ke 59 th= selamat hari jadi lampung ke 59 th=

KILATNUSANTARA.COM