Lagi lagi, Dampak dari PT Indonesia Ethanol Industry , Limbah Mengalir Ke Lahan Milik Warga, Dan Sumur Warga Pun Tercemar

Lagi lagi, Dampak dari PT Indonesia Ethanol Industry , Limbah Mengalir Ke Lahan Milik Warga, Dan Sumur Warga Pun Tercemar

Lampung Tengah // kilatnusantara.com

Sangat disayangkan Keberadaan PT Indonesia Ethanol Industry, yang berdomisili di Kampung Sriwijaya Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah, masih menuaimasalah ,pencemaran lingkungan, masih dalam tahun yang sama, setelah menculnya ribuan hama jenis kutu diduga kuat dari Jagung yang lama tertimbun di perusahaan tersebut dan sempet buat panik warga karena kutu kutu tersebut masuk, dan bersemayam di segala sudut pemukiman hingga masuk ke dalam makanan warga, Warga mangaku dapat kompensasi Sejumlah Rp 250.000 sd Rp 300.000, Namun sampai saat ini Hama Kutu masih berkeliaran di pemukiman warga.

saat ini sekira pada Sabtu 8 oktober 2022 muncul lagi maslah CAIRAN LIMBAH, Menurut keterangan warga bahwa ada lahan pertanian milik warga yang teraliri Cairan yang pekat dan berminyak yang diduga berasal dari, Ipal milik perusahan tersebut diatas, Setelah awak media bersama lembaga Partner, Cek lokasi bertemu dengan pihak keamanan perusahan Wahap, ( mau kemana tegur nya kepada awak media, mau cek terkait keterangan warga ada cairan limbah jebol dan mengaliri lahan pertanian warga, Cariin aja kalo ada seperti menutup nutupi, kata wahap ).

Lagi lagi, Dampak dari PT Indonesia Ethanol Industry , Limbah Mengalir Ke Lahan Milik Warga, Dan Sumur Warga Pun Tercemar

Benar ternyata apa yang disampaikan warga benar adanya, setelah ambil dokumentasi dan sample cairan ( untuk di uji Laboratorium ), dan minta keterangan dari warga yang lainya, ternyata ada Sumur jenis tradisioanal dan jenis Bor milik warga ,yang tercemar, yang diduga kuat berasal dari PT Indonesia Ethanol Industry, ( sample air masih proses uji laboratorium )

Dengan prihal tersebut, awak media mendatangi perusahaan tersebut, untuk konfirmasi, yang di terima oleh bagian keamanan, Budi di pos keamanan, Budi, mengatakan ,Itu bukan cairan limbah, tapi air hujan yang meluap dari kanal, dan prihal ini.

akan kami sampaikan ke pihak Managament, silahkan tinggalkan Id dan nomer Hp yang dapat di hubungi.

Tanggal 13 oktober 2022 pihak perusahaan bertemu dengan awak media dan Lembaga Partner, Untuk Klarifikasi terkait hal tersebut, diatas, Widi dan Gun, memberi penjelasan, yang poinya akan di lakukan, perbaikan dan diselesaikan atas apa yang terjadi di lingkungan perusahaan, dan yang telah merugikan warga sekitar.

terkait prihal tersebut, berikut tanggapan dari Kepala Kampung Sriwijaya, Ahmad Saifudin, untuk sementara Dari pihak perusahaan memberi saluran air bersih ke rumah rumah warga, untuk selajutnya belum tau mau bagaimana.

Mohon kepada Intansi terkait ,untuk dapat memberi tindakan kepada pihak Perusahaan, sesuai dengan aturan yang berlaku, agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan di kemudian hari, karena bagaimanapun.keselamatan dan Kesehatan warga dan lingkungan lebih utama.

Tim Red

Tinggalkan Balasan