Stan Pameran Travel Indonesia Diminati Warga AS di Chicago

Stan Pameran Travel Indonesia Diminati Warga AS di Chicago

KILATNUSANTARA.COM, Chicago: Indonesia kembali berpartisipasi dalam pameran agen perjalanan bertajuk Chicago Travel and Adventure Show 2024 (CTAS 2024). Pameran tersebut digelar pada 13-14 Januari di Donald E. Stephens Convention Center, Chicago, Amerika Serikat (AS).

Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) Chicago menjalin kerjasama dengan travel agent “Bespoke Travel and Tour” dari Yogyakarta. Dalam dua hari pelaksanaan, ia mampu menjaring 70 calon pembeli, beberapa pesanan paket perjalanan, dan proposal kerja sama.

Tak sedikit pengunjung yang memadati pameran CTAS 2024 mengunjungi booth Indonesia. Menariknya, mereka menanyakan destinasi unggulan selain Bali yang patut dikunjungi saat berkunjung ke Indonesia.

“Pengunjung banyak bertanya tentang destinasi unggulan selain Bali dan berencana mengunjungi berbagai destinasi tersembunyi lainnya. “Mereka juga antusias dengan banyaknya pilihan penerbangan yang tersedia dari Midwest ke Indonesia,” kata Novi, agen Bespoke Travel and Tour.

Indonesia juga menampilkan seni dan budaya untuk menarik lebih banyak minat warga Amerika untuk berkunjung ke Indonesia pada Chicago Travel and Adventure Expo 2024 (CTAS 2024) (Foto: KJRI Chicago/Ist)

Dalam kesempatan yang sama, Konsul Jenderal RI (KJRI) Chicago Listyowati menyampaikan penerapan CTAS pada saat yang tepat. Sebab, menurutnya, minat warga AS untuk berwisata meningkat sejak pandemi Covid-19.

“Karena diadakan pada awal tahun menjelang liburan musim semi di bulan Maret dan April, dan minat serta daya beli warga AS untuk berwisata meningkat sejak pandemi. Sementara itu, pemberian fasilitas visa-on-arrival dan masuknya era endemi menguntungkan diharapkan semakin meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung, kata Listovati.

“Khusus Bali Beyond, padahal Bali masih menjadi salah satu destinasi wisata yang paling banyak ditanyakan pengunjung CTAS setiap tahunnya.”

Partisipasi Indonesia juga terfokus pada promosi pariwisata, seni dan budaya, dengan menampilkan payung Bali, kain batik, wayang, tari topeng dan satu set angklung. Selain itu, sejumlah materi promosi seperti brosur wisata dan sejumlah destinasi wisata unggulan di Indonesia juga ditampilkan.

Stand Indonesia hadir diantara 257 booth CTAS dari 157 kelompok industri travel dari 8 negara dan 25 negara bagian Amerika. Lebih dari 200 ribu pengunjung datang untuk menyaksikan CTAS secara langsung tahun ini.


Tinggalkan Balasan